Kamis, 11 Juni 2015

Bab 5. Manusia dan keindahan

BAB.5 MANUSIA DAN KEINDAHAN
A.KEINDAHAN
Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek, dan sebgainya . Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, tatanan, perabot rumah tangga, suara, warna, dan sebagainya. Keindahan dapat dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat menikmati keindahan.
Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan . Keduanya mempunyai niai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat , selera mode, kedaerahan atau lokal.
a.       APAKAH KEINDAHAN ITU ?
Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat di nikmati karena tidak jelas . Keindahan itu baru jelas jika telah di hubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan berwujud itu keindahan dapat berkomunikasi. Keindahan hanya sebuah konsep .

Menurut cakupannya orang harus membedakan antara keindahan sebagai suatu kwalita bstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah . Untuk perbedaan ini dalam bahasa inggris sering di pergunakan istilah beauty (keindahan) dan the beautiful (benda atau hal yang indah). Dalam batasan filsafat kedua pengertian itu kadang kadang dicampuradukan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian, yakni :
a.)    Keindahan dalam arti yang luas
b.)    Keindahan dalam arti estetis murni
c.)    Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan
Keindahan dalam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa yunani dulu
            Yang di dalamnnya tercakup pula kebaikan. Banyak pengertian keindahan menurut para ahli,tetapi pengertian keindahan yang seluas-luasnya meliputi:
-          Keindahan seni
-          Keindahan alam
-          Keindahan moral
-          Keindahan intelektual
Keindahan dalam arti estetis murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang di cerapnya . sedang keindahan dalam arti terbatas lebih di sempitkan sehingga hanya menyangkut benda benda yang di cerapnya dengan penglihatan yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna .
Dari pembagian dan pembedaan terhadap keindahan di atas masih be;um jelas apakah sesungguhnya keindahan itu . ini memang merupakan suatu persoalan filsafati yang jawabannya beraneka ragam. Jadi keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kwalita pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal . kwalita yang paling sering di sebut adalah kesatuan(unity),keselarasan (harmony),kesetangkupan(symmetry),keseimbangan(balance) dan perlawanan (contrast) .
Keindahan tersusun dari berbagai keselarasan dan kebaikan dari garis , warna, bentuk, nada, dan kata-kata. Ada pula yang berpendapat bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungn hubungan yang selaras dalam suatu benda dan diantara benda itu ada si pengamat.
b.      Nilai Estetik
Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercangkup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Namun apakah nilai estetik itu? . Dalam dictionary of sociology and related sciences diberikan perumusan tentang value yang lebih terperinci lagi sebagai berikut:
The believed capacity of any object to satisfy a human desire. The Quality of any abject which causes it to be on interest to an individual or a group
Tentang nilai itu ada yang membedakan antara nilai subyektif dan nilai obyektif, atau ada yang membedakan nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi penggolongan yang penting adalah nilai ekstrinsik dan nilai instrinsik.
Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya, yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu, nilai instrinstik adalah sifat dari benda yang bersangkutan,atau sebagai suatu tujuan , ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
Contoh : Tari,tarian darmawulan minak jinggo suatu tarian yang halus dan kasar dengan segala macam jenis pakaian dan gerak geriknya .

KONTEMPLASI DAN EKSTANSI
Suatu proses bermeditasi, merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai makna, manfaat, dan tujuan, atau niat hasil penciptaan. Keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung oleh factor kontemplasi dan ekstansi . Kontenmplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah . Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan , merasakan dan menikmati sesuatu yang indah . Apabila kedua dasar ini di hubungkan dengan bentuk diluar diri manusia ,maka akan terjadi suatu penilaian bahwa sesuatu itu indah .
Bagi orang seniman selera seni lebih dominan di bandingkan dengan orang bukan seniman . Bagi orang  bukan seniman mungkin factor ekstansi lebih menonjol, jadi ia lebih suka menikmati karya seni daripada menciptakan karya seni . Dengan kata lain,ia hanya mampu menikmati keindahan tetapi tidak mampu menciptakan keindahan .
APA SEBAB MANUSIA MENCIPTAKAN KEINDAHAN ?
Keindahan itu pada dasarnya adalah alamiah , Alam ciptaan Tuhan,ini berarti bahwa keindahan itu ciptaan Tuhan. Alamiah artinya wajar , tidak kurang tidak pula berlebihan . Jika di contohkan misalnya seperti Pelukis Melukis wanita lebih cantik dari keadaan sebenernya,justru itu tidak indah . Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motifasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula . Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup hidup manusia .
Berikut alasan.motivasi dan tujuan seniman menciptakan keindahan .

1)      Tata nilai yang telah usang
Tata nilai yang terjelma dalam adat istiadat ada yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan , sehingga dirasakan sebagai hambatan yang merugikan dan mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan,misalnya kawin paksa, derajat wanita lebih rendah daripada laki-laki .
2)      Kemorosotan Zaman
Kemerosotan moral dapat diketahui dari tingkah laku dan perbuatan manusia yang bejad terutama dari segi kebutuhan seksual .Kebutuhan seksual ini dipenuhinya tanpa menghiraukan ketentuan-ketentuan hokum agama dan moral masyarakat, yang demikian itu dikatakan tidak baik, yang tidak baik itu tidak indah . yang tidak indah itu harus disingkirkan melalui protes yang antara lain di ungkapkan dalam karya seni
3)      Penderitaan manusia
Banyak faktor yang membuat manusia itu menderita . tetapi yang lebih menentukan ialah faktor manusia itu sendiri . manusialah yang membuat orang menderita sebagai akibat nafsu ingin berkuasa,serakah,tidak berhati-hati dan sebagainya .
4)      Keagungan Tuhan
Keagungan Tuhan dapat dibuktikan melalui keindahan alam dan keteraturan alam semesta serta kejadian alam. Keindahan alam merupakan keindahan mutlak ciptaan Tuhan. Manusia hanya dapat meniru saja keindahan ciptaan Tuhan itu
KEINDAHAN MENURUT PANDANGAN ROMANTIK
Keindahan tidak akan pernah selesai diperdebatkan. Meskipun demikian kita dapat menggunakan kata kata penyair Jhon Keats sebagai pegangan. Dia berkata :
A thing of beauty is a joy forever
Its loveliness iscrease it will never pass into nothingness
Bahwa sesuatu yang indah adalah keriangan selama-lama nya,kemolekannya bertambah dan tidak pernah berlalu ketiadaan. Disini kita mengetahui bahwa keindahan hanyalah sebuah konsep yang baru berkomunikasi setelah mempunyai bentuk . 
            Keats juga membedakan antara orang biasa dan seniman dan atara seniman biasa dan seniman yang baik yang dapat menciptakan sesuatu yang indah menurut dia. Pada sesuatu kesempatan ia melihat lukisan “Death On the pale Horse” karya pelukis west , misalnya yaitu mengenai seorang yang mati di atas kuda yang pucat , dia langsung berpendapat bahwa west bukanlah seniman yang baik , menurut Keats , west tidak mempunyai cukup negative capability.
Pada hakekat nya negative capability adalah suatu proses. Keraguan , ketidaktentuan dan misteri adalah suatu proses. Proses inilah yang membuat seseorang menjadi kreatif.
B. RENUNGAN
Renungan berasal dari kata renunag, merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung.
Setiap orang pernah merenung. Sudah tentu kadar renungannya satu sarna lain berbeda, meskipun obyek yang direnungkan sama, lebih pula apabila obyek renungannya berbeda. Jadi apa yang direnungkan itu bergantung kepada obyek dan subyek.Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori , teori itu adalah : Teori pengungkapan , Teori Metafisik dan Teori Psikologik.
a)      Teori pengungkapan
Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang senima ketika menciptakan suatu karya seni .
b)      Teori metafisik
Pada taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakan cerminan semu dan mirip realita ilahi .
c)      Teori psikologis
Teori metafisis dari para filsuf yang bergerak di atas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang ide tertinggi atau kehendak semesta umunya tidak memuaskan,karena terlampau abstrak dan spekulatif.
C.KESERASIAN
Keserasian berasal dari kata serasi-serasi dari kata dasar rasi artinya cocok, sesuai, atau
kena benar. Kata cocok sesuai atau kena mengandung unsur pengertian perpaduan, ukuran dan seimbang.
Keserasian identik dengan keindahan. Sesuatu yang serasi tentu tampak indah dan yang tidak serasi tidak indah. Karena itu sebagian ahli pikir berpendapat, bahwa keindahan ialah sejumlah kualita pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal.
a)      TEORI OBYEKTIF DAN TEORI SUBYEKTIF
Teori obyektif berpendapat bahwa keindahan yang mencipta nilai ekstetik adalah sifat yang memang melekat pada bentuk indah yang  bersangkutan,terlepas dari seseorang yang mengamatinya .
Teori subyektif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptaka keindahan suatu benda itu tidak ada
b)      TEORI PERIMBANGAN
Teori perimbangan tentang keindahan dari bangsa yunani kuno dulu dipahami pula dalam arti yang lebih terbatas yakni secara kualitatif yang di ungkapkan dengan angka-angka. Keindahan dianggap sebagai kualita  dari benda benda yang disusun . Hubungan dari bagianbagian yang menciptakan keindahan dapat dinyatakan sebagai perimbangan atau perbandingan angka angka. Perimbangan itu dinamakan perbandingan keemasan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar